·3 menit baca
Mengapa Website Company Profile Anda Tidak Mendatangkan Leads (dan Cara Memperbaikinya)
Kebanyakan website company profile hanya bercerita tentang perusahaan dan membuat pengunjung bingung harus berbuat apa. Berikut apa yang dicari pembeli B2B, dan sembilan perubahan praktis agar website brosur menjadi sumber pertanyaan masuk.
- website
- lead generation
- seo
- b2b
- company profile

Banyak perusahaan di Indonesia punya website yang dibuat sekali, bertahun-tahun lalu, sebagai brosur online: slider di halaman utama, Tentang Kami, Visi dan Misi, daftar layanan, dan halaman kontak. Tampilannya baik-baik saja. Tapi saat ditanya berapa banyak pertanyaan masuk dari website bulan lalu, jawabannya sering "tidak banyak" atau "tidak tahu".
Masalahnya biasanya bukan di desain, melainkan karena isi website bercerita tentang perusahaan, bukan ditulis untuk orang yang sedang memutuskan apakah akan menghubungi Anda.
Apa yang ingin diketahui pembeli B2B dalam menit pertama
- Apakah Anda mengerjakan hal yang saya butuhkan?
- Apakah Anda pernah mengerjakannya untuk perusahaan seperti saya?
- Apakah Anda bisa dipercaya?
- Bagaimana cara memulainya, dan seberapa cepat Anda merespons?
Kalau website menjawab empat pertanyaan itu dengan cepat, ia mulai mendatangkan leads. Begini caranya.
Sembilan perbaikan praktis
1. Jelaskan apa yang Anda kerjakan dan untuk siapa, dalam satu kalimat
Ganti "Mitra terpercaya untuk solusi total Anda" dengan sesuatu yang konkret, misalnya "Kami merancang dan memasang infrastruktur jaringan dan keamanan untuk kantor, rumah sakit, dan pabrik di Pulau Jawa". Pengunjung harus paham tanpa perlu scroll.
2. Buat halaman tersendiri untuk setiap layanan
Satu halaman layanan yang panjang tidak bisa muncul di Google untuk lima pencarian berbeda, dan tidak bisa dijadikan landing page untuk iklan. Satu halaman per layanan, masing-masing menjelaskan masalah yang diselesaikan, prosesnya, dan contohnya, membantu pengunjung sekaligus mesin pencari.
3. Tunjukkan bukti
Studi kasus, logo klien yang dipakai dengan izin, sertifikasi, penghargaan partner, dan foto pekerjaan sungguhan selalu lebih kuat daripada foto stok. Untuk PT Pelita Inovasi Mandiri, integrator infrastruktur jaringan dan keamanan, kami membangun website perusahaan yang berpusat pada lima layanan inti, penghargaan partner, dan 40 foto dokumentasi proyek dari berbagai sektor, sehingga calon klien bisa melihat hasil kerjanya langsung.
4. Permudah untuk menghubungi Anda
Pembeli di Indonesia sering lebih suka WhatsApp daripada formulir. Sediakan keduanya: tombol WhatsApp yang terbuka dengan pesan yang sudah terisi, dan formulir singkat dengan kolom yang benar-benar perlu saja. Beri tahu kapan mereka bisa mengharapkan balasan.
5. Cepat di HP Android kelas menengah
Banyak pengunjung datang lewat koneksi seluler dengan HP biasa. Gambar besar yang tidak dikompres dan slider yang berat membuat halaman lambat, dan orang pergi sebelum halaman selesai dimuat. Cek website Anda dengan Google PageSpeed Insights dan perbaiki masalah terbesar lebih dulu.
6. Sediakan bahasa yang dipakai pembeli Anda
Kalau Anda menjual ke perusahaan multinasional atau pabrik milik asing, versi bahasa Inggris penting. Kalau Anda menjual ke UMKM lokal, konten bahasa Indonesia harus sama lengkapnya dengan versi Inggris, bukan sekadar pelengkap.
7. Mudah ditemukan
Buat dan rawat Google Business Profile Anda, beri setiap halaman judul dan deskripsi yang jelas sesuai kata yang dicari pembeli, dan tambahkan structured data agar mesin pencari memahami perusahaan, layanan, dan artikel Anda.
8. Ukur yang penting
Jumlah pengunjung saja tidak banyak bercerita. Lacak pengiriman formulir dan klik WhatsApp sebagai konversi di Google Analytics 4, dan hubungkan ke iklan Anda, agar Anda tahu halaman dan kampanye mana yang benar-benar mendatangkan pertanyaan.
9. Jaga agar tetap hidup
Website yang terakhir diperbarui tahun 2021 diam-diam memberi kesan bahwa perusahaannya mungkin sudah tidak aktif. CMS sederhana memungkinkan tim Anda menambah proyek, berita, dan artikel tanpa harus menghubungi developer. Artikel yang rutin dan bermanfaat juga mendatangkan trafik pencarian seiring waktu.
Audit singkat
- Apakah orang asing bisa tahu apa yang Anda kerjakan dalam lima detik setelah membuka website?
- Apakah setiap layanan punya halaman sendiri beserta contohnya?
- Apakah ada tombol WhatsApp dan formulir singkat di setiap halaman penting?
- Apakah halaman utama terbuka dalam waktu kurang dari tiga detik di HP?
- Apakah Anda tahu berapa pertanyaan yang masuk dari website bulan lalu?
Kalau jawaban Anda "tidak" untuk dua pertanyaan atau lebih, kemungkinan besar website Anda sedang membuat Anda kehilangan leads. Ngobrol dengan CodeWorks soal review atau pembuatan ulang. Kami mulai dari apa yang perlu dilihat pembeli Anda, lalu membangun website di sekitarnya.